Alasan Kenapa Orang Introvert Jangan Dipaksa Membuat Media Sosial

Introvert dan Media Sosial
Disclaimers
- Halo artikel ini saya buat untuk diri sendiri ya. Bukan untuk membenarkan apa yang saya alami apalagi mengajak orang lain untuk benar-benar dan mutlak harus memaklumi.


Saya hanya ingin berbagi cerita tentang apa yang saya alami dan apa yang sedang saya perjuangkan. Saya berjuang untuk lebih baik dan lebih bisa memahami dan/atau dipahami dari sisi manapun. Tanpa menyalahkan pihak manapun.

Introvert dan Media Sosial

Media sosial adalah salah satu fenomena yang tidak bisa dihindari di era digital saat ini. Hampir semua orang memiliki akun media sosial, baik untuk berbagi informasi, mengikuti perkembangan, maupun mencari hiburan. Begitu juga dengan saya dulunya.

Namun, tidak semua orang merasa nyaman dengan media sosial, terutama bagi mereka yang memiliki kepribadian introvert seperti saya. Mungkin!

Alasan orang introvert jangan dipaksa bermedia sosial

Seperti yang pernah saya tulis, Orang introvert adalah orang yang cenderung menarik diri, pendiam, tenang, suka menyendiri, dan berhati-hati.

Mereka lebih suka bekerja secara mandiri dan tidak terlalu membutuhkan interaksi sosial yang banyak. Mereka juga tidak suka menjadi pusat perhatian dan lebih memilih untuk menyimpan pikiran dan perasaan mereka sendiri.

Media sosial, sebaliknya, adalah tempat yang sangat terbuka dan menuntut orang untuk berinteraksi dengan orang lain, baik yang dikenal maupun tidak.

Media sosial juga sering kali menjadi ajang untuk menunjukkan diri dan mencari perhatian dari publik. Hal ini tentu saja bertentangan dengan sifat dan kebutuhan orang introvert.

Oleh karena itu, ada beberapa alasan kenapa orang introvert jangan dipaksa membuat media sosial di internet, antara lain:

Media sosial dapat menimbulkan stres dan kecemasan

Orang introvert sering kali merasa tertekan untuk mengikuti standar dan ekspektasi yang ada di media sosial, seperti harus update, harus punya banyak followers, harus mendapat banyak likes, dan sebagainya. 

Hal ini dapat menguras energi dan membuat mereka merasa tidak nyaman dengan diri mereka sendiri. Percayalah itu yang saya rasakan.

Media sosial dapat mengganggu konsentrasi dan produktivitas

Orang introvert membutuhkan waktu dan ruang sendiri untuk berpikir, berkreativitas, dan menyelesaikan tugas mereka.

Media sosial, dengan segala notifikasi, pesan, dan konten yang mengalir terus-menerus, dapat mengalihkan perhatian dan mengganggu fokus mereka. Hal ini dapat mengurangi kualitas dan efektivitas kerja mereka.

Media sosial dapat mengurangi keaslian dan kedalaman hubungan sosial

Orang introvert lebih suka memiliki hubungan sosial yang sedikit tapi berkualitas, daripada banyak tapi dangkal. Mereka lebih memilih untuk berkomunikasi secara langsung dan personal, daripada melalui layar dan virtual.

Media sosial, dengan segala fitur dan fasilitasnya, dapat membuat orang introvert kehilangan esensi dan makna dari hubungan sosial yang sebenarnya.

Solusi menghadapi orang introvert

Lantas, bagaimana solusi dan cara mengatasi orang introvert yang dipaksa membuat media sosial di internet? Berikut ini adalah beberapa saran yang dapat dicoba.

Hormati hak dan pilihan orang introvert

Jangan memaksa atau mendesak orang introvert untuk membuat akun media sosial jika mereka tidak mau atau tidak butuh.

Setiap orang memiliki hak untuk menentukan apa yang terbaik untuk dirinya sendiri, termasuk dalam hal penggunaan media sosial. 

Orang introvert harus dihargai dan dihormati atas pilihan dan kepribadian mereka, tanpa harus mengikuti arus dan tren yang ada di media sosial.

Berikan dukungan dan pemahaman

Jika orang introvert memutuskan untuk membuat media sosial, berikan dukungan dan pemahaman kepada mereka. Jangan mengkritik atau mengejek mereka jika mereka jarang update, punya sedikit followers, atau mendapat sedikit likes.

Juga, jangan membandingkan mereka dengan orang lain yang lebih aktif atau populer di media sosial. Berikan apresiasi dan pujian atas apa yang mereka bagikan atau lakukan di media sosial, tanpa mengharapkan balasan yang berlebihan.

Ajak interaksi secara langsung dan bermakna

Jika ingin berkomunikasi atau bersosialisasi dengan orang introvert, ajak mereka berinteraksi secara langsung dan bermakna, daripada melalui media sosial.

Pilih tempat dan waktu yang tenang dan nyaman, dan ajukan topik yang sesuai dengan minat dan keahlian mereka.

Dengarkan dengan baik apa yang mereka katakan, dan berikan tanggapan yang relevan dan menghargai. Jangan mengganggu atau memotong pembicaraan mereka, dan jangan takut dengan momen sunyi dalam obrolan.

Kesimpulan

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media sosial bukanlah sesuatu yang cocok dan bermanfaat bagi orang introvert. Mereka memiliki cara dan kebutuhan yang berbeda dalam berinteraksi dan berekspresi.

Orang introvert jangan dipaksa membuat media sosial di internet, karena hal itu hanya akan membuat mereka merasa tidak nyaman, tidak bahagia, dan tidak produktif.

Sebaliknya, orang introvert harus diberikan solusi dan cara mengatasi yang sesuai dengan karakter dan preferensi mereka, agar mereka bisa merasa dihargai dan dihormati sebagai individu yang unik dan berharga.
A male blogger who is afraid of heights and always faints when sees blood. But once active as an HIV AIDS counselor, and an announcer on a radio.