--> Skip to main content
Uncchu

follow us

6 Proses Rekrutmen Karyawan Baru yang Wajib Diketahui HRD dan Perusahaan

6 Proses Rekrutmen Karyawan Baru yang Wajib Diketahui HRD dan Perusahaan - Masih sibuk dengan status darurat Corona? Atau Anda sudah mulai menerapkan Work from Home? nah jika status ini sudah diterapkan tidak ada salahnya Anda berkunjung ke uncchu.com untuk mengulik informasi tentang kesehatan, Blogger dan tentunya Bisnis serta informasi tentang Dunia Kerja.

Artikel berikut ini masuk dalam kategori bisnis dan dunia kerja di uncchu.com. Artikel yang akan membahas dan fokus ke Proses rekrutmen karyawan di perusahaan. Apa saja proses Rekrutmen Karyawan yang biasa dilaksanakan di perusahaan? Berikut ulasannnya untuk Anda yang sedang mencari 9 Proses Rekrutmen di Perusahaan yang wajib diketahui.

Seperti biasa setiap perusahaan menginginkan proses rekrutmen di perusahaan berjalan sesuai harapan dan kebutuhan. Tak sedikit perusahaan yang langsung berkonsultasi pada HRD dan head hunter yang banyak tersedia di luaran.

Dalam beberapa hal perusahaan akan berupaya melakukan peringkasan proses rekrutmen di dalam perusahaannya. Hal ini dilakukan agar proses berjalan lebih efektif dan efisien untuk mendapatkan karyawan yang kompatibel, tepat dan berkualitas.

Berikut adalah ulasan cara-cara yang dilakukan dalam proses rekrutmen karyawan di perusahan oleh seorang HRD.

1. Cek dan Ketahui Posisi yang Kosong

Cek dan ketahui posisi yang kosong atau penambahan posisi baru perlu dilakukan oleh perusahaan. Cara yang tepat mengetahuinya adalah melihat jumlah karyawan dan beban kerja yang mereka tanggung.

Jika jumlah karyawan dan jumlah beban kerja sudah tidak berbanding lurus dan seimbang. Keputusan untuk merekrut karyawan baru perlu dipertimbangkan. perlu diingat keputusan merekrut aryawan baru harus berdasarkan kebutuhan perusahaan dan jumlah karyawan yang sudah ada.

Salah satu cara terbaik untuk melihat hal ini adalah adanya keadaan di mana karyawan memiliki terlalu banyak beban pekerjaan sehingga membutuhkan bantuan. Dan pertimbangkan juga rencana bisnis masa depan perusahaan.

Akan lebih baik jika memberikan informasi kepada karyawan lama terlebih dahulu jika tim HRD akan melakukan perekrutan karyawan baru.

2. Matangkan Rencana Perekrutan untuk Posisi yang Dibutuhkan Perusahaan

Setelah langkah pertama dieksekusi. saaatnya untuk mematangkan Rencana perekrutan untuk posisi yang dibutuhkan perusahaan. Hal ini dapat dilakukan dengan menyusun deskripsi atau Jobs Desc untuk posisi baru yang dibutuhkan perusahaan.

Penyusunan deskripsi kerja atau jobs desc untuk karyawan baru membantu HRD mencari kandidat yang tepat dan berkualitas. Susunlah rencana matang perekrutan karyawan baru berdasarkan informasi yang di buat.

Pikirkan bagaimana tim HRD akan mempublikasikan informasi lowongan, siapa yang akan meninjau proses secara keseluruhan, serta siapa saja yang akan berpartisipasi ketika proses wawancara dan proses lain terkait perekrutan.

3. Informasikan dan Segera Publikasikan Lowongan

Jika hal pada no 2 telah matang dan tim HRD sudah siap untuk melakukan perekrutan. Kini saatnya untuk bagian Publikasi lowongan. Informasikan lowongan pada internal perusahaan terlebih dahulu. Karena bisa saja kandidat dari internal yang sangat memenuhi kriteria yang dibutuhkan perusahaan.

Keberhasilan publikasi lowongan kerja akan sangat bervariasi, tergantung pada posisi apa yang perusahaan tawarkan dan pada media apa penyampaiannya.

Pertimbangkan juga bahwa beberapa posisi mungkin lebih cocok untuk dipublikasikan melalui media cetak seperti koran lokal. Namun posisi lainnya bisa jadi lebih cocok dipublikasikan secara daring (online).

Namun, kemajuan teknologi saat ini mendorong semua perusahaan untuk memasang iklan lowongan kerja secara online. Nah website resmi perusahaan pun berperan penting dalam proses ini.

Baca juga : Butuh domain murah dan berkualitas untuk perusahaan.

Untuk menambah variasi dalam mempromosikan lowongan kerja Anda sebagai Tim HRD juga bisa menggunakan Sosial Media yang mengkhuskan diri pada profesional kerja seperti Xing, dan LinkedIn. Atau upgrade informasi lowongan di halaman perusahaan tentang info lowongan tadi.

4. Screening dan Tinjau Lamaran yang Masuk

Setelah point nomor 3 berhasil Anda eksekusi. Bisa dipastikan Anda akan disibukkan oleh lamaran kerja yang masuk di meja HRD.

Untuk mempermudah melakukan penyaringan ada baiknya dilakukan beberapa tahap filter. Sebelum benar-benar sampai di meja HRD.

Manajer HRD kemudian akan menerima lamaran-lamaran yang telah disaring berdasarkan spesifikasi dan kebutuhan.

Pelamar dinilai berdasarkan syarat yang dipenuhi seperti kelengkapan dokumen dan lain sebagainya. Setelah lengkap dan memenuhi kriteria untuk selanjutnya dihubungi kembali oleh perusahaan. Tujuan penyaringan ini adalah untuk efisiensi waktu.

Pihak penyaringan, manajer HRD dan tim HRD akan mencari kecocokan kandidat melalui telepon dan wawancara langsung pada tahapan selanjutnya.

5. Tatap Muka dan Wawancara

Tatap muka dan wawancara merupakan bagian terpenting dalam proses rekrutmen di perusahaan. review surat lamaran kerja dan sambungan lewat telepon bisa mempersempit calon kandidat karywan baru yang sedang dicari.

Setelah itu segera jadwalkan wawancara kerja dengan mereka untuk melakukan perbandingan antara satu dengan yang lainnya. Pastikan para kandidat tersebut sudah mengisi formulir lamaran kerja, termasuk izin bagi perusahaan untuk memeriksa referensi, latar belakang, dan sebagainya.

Sementara itu ada baiknya segera informasikan kepada mereka yang belum berhasil agar tidak terus-terusan menunggu kabar.

Jadwalkan wawancara kedua dengan kandidat paling berkualitas yang sebelumnya sudah tersaring kembali dari wawancara pertama. Saat ini Anda sebagai pemilik perusahaan atau pun manajer HRD bisa memeriksa referensi dan latar belakang kandidat tersebut.

Dalam proses wawancara ini Anda dapat melakukan banyak proses dan tahapan rekrutmen karyawan sekaligus di antaranya:

1. Pilih Orang yang Paling Berkualitas

Jika sudah mencapai keputusan positif terhadap seorang kandidat, tentukan kompensasi/gaji yang ditawarkan perusahaan kepada orang tersebut. Untuk memudahkan penggajian di perusahaan Anda, gunakan software HRD. Jangan buang waktu Anda melakukan pekerjaan manual.

Ketujuh langkah inilah yang merupakan faktor krusial untuk meyakinkan Anda dan manajer HRD sebelum benar-benar menerima dan menawarkan posisi yang dibutuhkan.

2. Periksa Referensi dan Latar Belakang

Pastikan untuk memeriksa semua klaim yang dikatakan kandidat termasuk kredensial pendidikan, riwayat pekerjaan, dan latar belakang kriminal. Bila memungkinkan, sumber informasi terbaik adalah manajer atau atasan langsung kantor lama kandidat tersebut.

Selain itu, melihat profil kandidat di media sosial dalam hal ini postingan yang mereka buat masuk dalam proses rekrutmen dengan tujuan untuk lebih mengenal kandidat tersebut. Dalam menjalankan proses ini gunakan beberapa tool HRD yang tersedia di Internet sehingga pekerjaan dapat selesai dengan lebih cepat

3. Negosiasikan Rincian Gaji dan Tanggal Mulai Bekerja

Semakin tinggi posisi yang ditawarkan, maka semakin besar kemungkinan kandidat menegosiasikan gaji, uang lembur, jaminan kesehatan dan sebagainya.

Coba tawarkan gaji sedikit di atas pengajuan mereka jika memang benar-benar berkualitas dan terbukti, namun masih masuk ke dalam budget perusahaan.

Sampaikan keuntungan yang bisa mereka dapatkan jika bergabung dengan perusahaan Anda yang mungkin saja tidak didapat dari perusahaan sebelumnya.

Proses ini sekaligus menentukan tanggal mulai bekerja, karena biasanya kandidat meminta waktu untuk menjalankan proses pengunduran diri dari perusahaan sebelumnya.

4. Buat Penawaran dan Berikan Informasi Kepada Kandidat yang Belum Berhasil

Kini saatnya membuat penawaran secara tertulis. Buat penawaran sesuai dengan kemampuan dan hasil pemeriksaan referensi sebelumnya.

Paling tidak, pastikan agar tim HRD memberi pemberitahuan kepada kandidat yang belum berhasil. Karena sangat penting untuk menjaga citra perusahaan di mata publik.

6. Menyambut Karyawan Baru

Jika hal di atas telah berhasil Anda lakukan. Saatnya Anda menyambut karyawan baru. Jelaskan lagi Jobs Desc mereka dan apa saja yang harus mereka lakukan.

Perkenalkan mereka dengan karyawan lama agar ada chemistry yang terbangun. Jika kerjasama baik terjalin maka ini menandakan bahwa Anda berhasil menerapkan 6 Proses Perekrutan yang wajib Anda terapkan sebagai HRD.

Kesimpulan

Ada 6 tahapan rekrutmen yang wajib diketahui HRD untuk mendapatkan karyawan baru. Jika hal di atas berhasil Anda eksekusi dengan baik, Peluang mendapatkan karyawan baru berkualitas akan sangat besar.

Namun apapun hasilnya kerjasama Tim sangatlah diutamakan dalam hal perekrutan karyawan baru oleh  perusahaan. Tim HRD yang solid, Informasi dari perusahaan yang benar dan transparan. Hasil screening dan wawancara menjadi kunci dari kesuksesan proses rekrutmen karyawan baru.

Maka menjalin komunikasi yang berkesinambungan wajib jika ini sedang berlangsung. Jangan sampai kesalahan data dan komunikasi membuat proses dan haril dari rekrutmen buruk. Jika ini terjadi tentunya yang akan kena imbasnya adalah perusahaan dan karyawan lama.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar