--> Skip to main content
Uncchu

follow us

6 Aplikasi Teleconference yang Wajib Instal Saat Work From Home

6 Aplikasi Teleconference yang Wajib Instal Saat Work from Home -Work from Home atau yang dikenal dengan Kerja dari Rumah sudah mulai diterapkan oleh beberapa perusahaan yang ada di Indonesia. Work from Home diberlakukan untuk mengurangi resiko terpapar dan meminimalisir resiko penularan Covid-19.

Namun jangan terlalu panik, Meski tidak bisa bertemu langsung banyak sekali aplikasi yang bisa digunakan untuk teleconference. Berikut beberapa aplikasi yang bisa Anda gunakan saat Work from Home untuk platform populer Android dan iOS.

Apa saja aplikasi yang wajib Anda Instal untuk digunakan dan mempermudah Anda dalam melaksanakan Work from Home? Simak ulasan uncchu.com berikut ini untuk Anda yang sedang mencari Aplikasi pendukung Work from Home. Aplikasi berikut ini juga direkomendasikan untuk guru dan murid yang telah di liburkan (baca isolasi) di rumah selama 14 hari.

1. Aplikasi Teleconference Skype

Meski tidak begitu populer tapi Skype sangat bisa di Andalkan saat Work from Home berlangsung. Sekedar informasi Skype adalah aplikasi percakapan berbasis suara dan video besutan Microsoft. Aplikasi ini memungkinkan hingga 25 orang bertatap muka secara virtual dalam satu kali panggilan.

Keunggulan aplikasi teleconference Skype adalah bisa diakses dari beragam macam perangkat, mencakup komputer (PC dan laptop), smartphone, hingga Televisi pintar yang mendukung.

Skype juga bisa digunakan sebagai media percakapan berbasis teks, baik secara individu maupun grup, dan mendukung layanan panggilan suara berbayar ke nomor ponsel atau telepon rumah.

2. Aplikasi Teleconference WhatsApp

WhatsApp adalah aplikasi teleconference paling populer dari aplikasi yang ada. Selain bisa digunakan untuk chatting dengan rekan sejawat, WhatsApp juga bisa dipakai untuk rapat kerja atau sekadar berdiskusi jarak jauh.

Aplikasi yang berada di bawah naungan Facebook ini bisa langsung menggunakan fitur video call untuk melakukan panggilan atau menggelar meeting kecil-kecilan. Ini dikarenakan keterbatasan WhatsApp tadi.

Kekurangan WhatsApp hanya mengizinkan empat orang sekaligus (termasuk pengguna) untuk melakukan video call dalam satu panggilan. Jadi hanya terbatas dalam proses teleconference ya.

Update WhatsApp : Pada update terbaru dari aplikasi teleconference WhatsApp tertanggal 27 April 2020. Panggilan suara dan video grup WhatsApp sekarang dapat dilakukan dengan 8 peserta. 

Untuk dapat menggunakan fitur update terbaru dari WhatsApp ini. Semua peserta harus menggunakan WhatsApp versi terbaru (Update 27 April 2020

3. Aplikasi Teleconference Google Meet

Google Meet atau lebih dikenal dengan google hangouts adalah aplikasi teleconferense yang dibuat oleh Google inc. Meski tidak terlalu popoler Google Hangouts Meet adalah aplikasi yang mumpuni dalam mendukung Work from Home.

Kelebihan dari Google Hangouts Meet adalah dalam hal akses, Anda cukup punya akun gmail dan kemudian kunjungi https://hangouts.google.com/ dan Anda langsung bisa melakukan teleconference hingga 250 pengguna. Wow keren bukan?

Karena milik Google, aplikasi ini  dibekali dengan sejumlah fitur Google, yakni bisa menampilkan captions secara otomatis dengan teknologi text-to-speech, serta jadwal meeting yang terintegrasi dengan Google Calendar.

Orang lain juga bisa diundang untuk bergabung dalam sebuah ruangan meeting online dengan memasukkan "Meeting code" yang diberikan oleh penyelenggara percakapan video.

Google Meet juga bisa diunduh untuk smartphone dengan OS Android dan iOS di Playstore dan Appstore.

4. Aplikasi Teleconference Zoom Meetings

 Aplikasi Teleconference Zoom adalah adalah aplikasi percakapan yang bisa digunakan untuk video conference yang mendukung kerja dari rumah alias Work from Home.

Kelebihan aplikasi Zoom Meetings bisa menampung hingga 100 orang dalam satu panggilan video sekaligus.

Zoom dibekali dengan sejumlah fitur mumpuni untuk kemudahan pertemuan tatap muka secara online, seperti fitur membagi layar pengguna ke para peserta (screen sharing), serta dukungan Google Drive, Dropbox, dan Box untuk berbagi dokumen dan foto.

Kelebihan lainnya adalah fitur yang memungkinkan pengguna mengundang partisipan berdasarkan nomor telepon hingga e-mail.

Jika ingin menjajal Zoom, Zoom Meetings telah tersedia pada versi Android dan versi iOS.

Update Zoom : Belakangan ini aplikasi Zoom diisukan mengalami masalah pada keamanan dan data pengguna. Saya menyarankan Anda untuk mengganti pasword dan tidak membagikan link atau kode undangan conference call ke publik. 

5. Aplikasi Teleconference Facetime

FaceTime adalah produk videotelephony eksklusif yang dikembangkan oleh Apple Inc. FaceTime tersedia di perangkat seluler iOS dan komputer Macintosh yang didukung yang menjalankan Mac OS X 10.6.6 dan yang lebih baru.

Pengguna produk Apple pasti tidak asing lagi dengan aplikasi yang satu ini. Karena Facetime adalah aplikasi panggilan video untuk produk ekosistem Apple seperti iPhone, iPad, dan Pod Touch. Facetime mampu menampung hingga 32 orang dalam satu panggilan video.

Tidak hanya kamera depan, pengguna Facetime juga bisa menggunakan kamera belakang untuk memperlihatkan objek yang sedang mereka saksikan di depan mata secara real kepada peserta panggilan video.

Kekurangan dari aplikasi teleconference Facetime adalah aplikasi hanya bisa digunakan di perangkat buatan Apple sendiri alias hanya digunakan dalam ekosistem iOS.

6. Aplikasi Teleconference Slack

Slack adalah alat kolaborasi tim berbasis awan yang didirikan oleh Stewart Butterfield, Eric Costello, Cal Henderson, dan Serguei Mourachov. Slack dirintis sebagai alat internal perusahaan Tiny Speck dalam pengembangan Glitch, permainan daring yang saat ini sudah tidak ada.

Slack adalah aplikasi percakapan berbasis grup yang bisa digunakan untuk berkomunikasi antar topik. Aplikasi ini juga bisa digunakan untuk berbagi dokumen dan melakukan video conference hingga maksimal 15 orang. Terbatas sih, Tapi masih bisa dioptimalkan dalam mendukung Anda Work from Home.

Slack terintegrasi dengan beberapa tools dan media sosial untuk memudahkan penggunanya mengirim file dan memantau proses kerja, seperti Google Drive, Dropbox, hingga Twitter.

Salah satu fitur menarik di Slack adalah fitur pencarian yang bisa dipakai untuk menelusuri topik atau percakapan yang sudah dilakukan sebelumnya. Karena Slack memang aplikasi video conference yang berbasis topik atau lebih mirip dengan hastag.

Bonus Aplikasi Teleconference

7. Aplikasi Teleconference Cisco Webex

Aplikasi Teleconference Cisco Webex cukup asing bagi Anda bukan? Saya juga, Wajar sebenarnya terdengar asing karena aplikasi ini adalah aplikasi premium alias berbayar. Biasanya digunakan oleh perusahaan besar.

Jumlah partisipan maksimal yang bisa masuk ke dalam sebuah panggilan video conference bervariasi, tergantung paket berlangganannya. Namun, jumlah maksimalnya bisa sampai 100 orang.

Keunggulan dari Fitur di aplikasi teleconferensi Cisco Webex adalah mencakup screen sharing, dukungan Google Assistant dan Google Home Hub, fitur papan virtual untuk menggambar, fitur pengunggah dokumen, hingga fitur untuk merekam percakapan video.

Meski sudah tersedia di versi Android dan iOS dan berbayar tidak ada salahnya Anda mencobanya.

Kesimpulan

Nah itulah 6 + 1 Aplikasi Teleconference yang bisa Anda gunakan dalam mendukung produktivitas Anda dalam masa Work from Home sekarang ini. Tidak adaa alasan produktivitas Anda menurun walau harus kerja dari rumah.

Karena dengan bekerja serius dari rumah Anda telah ikut andil mempertahankan ekonomi Indonesia di bawah tekanan Pandemi Covid-19 ini. Semoga artikel ini berguna bagi Anda yang sedang mencari Aplikasi Teleconference yang tepat dalam mendukung Produktifitas Work from Home.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar