Skip to main content
Uncchu

follow us

Kenali Kandungan, Manfaat, dan Dampak Mengonsumsi Daun Kelor

Manfaat Daun Kelor - Dunia tak selebar daun kelor. Peribahasa ini sering kita dengar jika para leluhur atau nenek moyang kita memberi nasihat. Jangan cepat putus asa dalam menghadapi suatu keadaan atau kegagalan karena masih banyak pilihan lain.

Tunggu dulu, kita tidak sedang membahas makna peribahasanya, melainkan mengupas tentang daun kelornya.

Dilansir dari wikipedia, kelor atau merunggai adalah sejenis tumbuhan dari suku Moringaceae. Tumbuhan ini dikenal dengan nama lain seperti: limaran, moringa, ben-oil, drumstick, horseradish tree, dan malunggay di Filipina. 

Menurut sejarahnya, daun kelor berasal dari India Utara. Bagi masyarakat di daerah tersebut tumbuhan ini dimanfaatkan sebagai bahan ramuan obat tradisional dan dipercaya mengusir makhluk gaib.

Moringa oleivera adalah nama latin dari daun kelor. Memiliki batang yang mudah patah dan cabang yang jarang. Daunnya berwarna hijau. Bentuk daunnya bulat lonjong berukuran kecil yang tersusun dalam satu tangkai.

Secara ilmiah, daun kelor memiliki banyak manfaat baik untuk kesehatan. Kandungan nurtisi dari daun kelor tak kalah baik untuk tubuh. Bahkan WHO menobatkan daun kelor sebagai miracle tree setelah ditemukannya sejuta manfaat dari daun ajaib ini.

Kini daun kelor bisa ditemukan dalam bentuk kapsul atau serbuk. Mengobati berbagai macam penyakit dan perawatan wajah.

Kandungan Daun Kelor

Kandungan terbesar dari daun kelor yaitu:

  • Potasium tiga kali lipat dari pisang. 
  • Kalsium empat kali lipat dari susu. 
  • Vitamin C tujuh kali lipat dari jeruk. 
  • Vitamin A empat kali lipat lebih banyak dari pada wortel. 
  • Dan protein dua kali lipat daripada susu.

Manfaat Daun Kelor

Sebagai nutrisi untuk tubuh 

Sumber vitamin dan mineral yang ada pada daun kelor baik untuk tubuh. Sekitar 20 gram daun kelor yang telah dipotong-potong, terkandung nutrisi sebagai berikut: 

  • Protein: 2 gram 
  • Vitamin B6: 19% dari rekomendasi konsumsi harian 
  • Vitamin C: 12% dari rekomendasi konsumsi harian 
  • Zat besi: 11% dari rekomendasi konsumsi harian 
  • Riboflavin (vitamin B2): 11% dari rekomendasi konsumsi harian 
  • Vitamin A: 9% dari rekomendasi konsumsi harian 
  • Magnesium: 8% dari rekomendasi konsumsi harian 

Anda bisa mengolah daun kelor ini untuk disantap sebagai sayuran. Dibuat sayur bening atau dibuat sayuran bersantan. Tapi alangkah baiknya tidak menggunakan santan.

Kaya akan antioksidan 

Antioksidan yang terdapat pada daun ini berfungsi untuk melindungi tubuh dari radikal bebas. Kadar radikal bebas yang terlalu tinggi, dapat meningkatkan risiko terhadap berbagai penyakit seperti diabetes melitus tipe 2, hingga penyakit jantung. 

Membantu meredakan peradangan 

Daun kelor mengandung isotiosianat, yang merupakan zat antiperadangan. Sehingga, tumbuhan ini dipercaya dapat membantu meredakan peradangan yang terjadi pada tubuh. 

Membantu memperlambat sel kanker 

Manfaat daun kelor lain yang tak kalah hebat adalah kemampuannya dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker. Antioksidan di dalam daun kelor sangat tinggi, selain itu kandungan potasium yang tinggi. Hal ini membuat daun kelor juga berguna dalam membantu kemoterapi lebih efektif. 

Baik untuk jantung 

Ekstrak daun kelor, disebut berpotensi mengatasi dislipidemia, salah satu jenis penyakit jantung akibat naiknya kadar kolesterol serta trigliserida di tubuh. 

Berpotensi mengatasi infeksi bakteri 

Daun yang satu ini juga dipercaya dapat membantu meredakan infeksi yang terjadi akibat bakteri. Pasalnya, tanaman ini mengandung bahan yang bersifat antimikrobial, sehingga mampu memusnahkan bakteri, terutama bakteri berjenis gram positif.

Berpotensi meningkatkan ASI

Bagi ibu yang lagi menyusui, daun kelor dipercaya dapat menghasilkan ASI lebih banyak. Kandungan protein pada daun kelor menghasilkan ASI yang berkualitas.

Baik untuk anak yang malnutrisi 

Salah satu manfaat daun kelor yang belum banyak diketahui adalah kemampuannya dalam membantu meningkatkan berat badan pada anak-anak dengan malnutrisi. Manfaat ini bisa didapat dengan mengonsumsi bubuk kelor selama dua bulan secara teratur.

Perawatan untuk kulit wajah

Pada daun ajaib ini, terdapat lebih dari 30 zat antioksidan yang bermanfaat untuk kesehatan kulit. Daun kelor kaya akan mineral dan asam amino yang bisa membantu produksi kolagen dan protein keratin yang penting bagi kesehatan seluruh jaringan kulit di tubuh.

Untuk itu, daun kelor bisa menghilangkan flek pada wajah. Dengan cara ambil beberapa daun kelor yang masih muda, tumbuk hingga halus, lalu gunakan sebagai bedak.

Selain itu, daun kelor yang ditumbuk juga bisa dijadikan sebagai masker wajah yang bisa membuat kulit wajah semakin halus dan sehat. Tak ada salahnya, para kaum hawa mencoba ramuan yang satu ini.

Dampak mengonsumsi daun kelor

Mengonsumsi daun kelor secara baik akan memberi manfaat yang baik pula untuk tubuh. Sebaliknya jika mengonsumsi daun kelor secara berlebihan bisa menyebabkan mual, diare, dan heartburn (nyeri terbakar di dada).

Sebaiknya Anda tidak mencoba menggunakan bagian lain dari pohon kelor yang belum terbukti khasiatnya secara ilmiah. Seperti, mengonsumsi akar pohon kelor. Pasalnya, akar pohon kelor disebutkan mengandung bahan beracun.

Pastikan suplemen dalam bentuk kapsul yang Anda konsumsi sudah tercatat di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk memastikan keabsahannya.

Selain itu, waspadai juga kemungkinan munculnya reaksi alergi daun kelor. Meski alami, bukan berarti kita dapat menggunakannya secara sembarangan bukan.

Segera hubungi dokter apabila muncul gejala alergi seperti sesak napas, gatal, dan ruam setelah mengonsumsi tanaman ini.

Kesimpulan

Demikianlah kandungan, manfaat, dan dampak yang terdapat pada daun ajaib ini. Segudang manfaat bisa kita dapatkan dengan mengonsumsi daun kelor. Anda tertarik untuk mencobanya!

Referensi

https://amp.kontan.co.id/news/wow-daun-kelor-menyimpan-banyak-manfaat-baik-untuk-kesehatan-tubuh.

https://bulelengkab.go.id/detail/artikel/18-manfaat-daun-kelor-untuk-kesehatan-efek-sampingnya-57

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar