Skip to main content
Uncchu.com

follow us

Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS), Virus Baru yang Di Tularkan Tikus

Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS), Virus Baru yang Di Tularkan Tikus - Belum selesai masalah Covid-19, China dan dunia kembali dihebohkan oleh kemunculan virus baru. Virus dengan nama ilmiah Hantavirus Pulmonary Syndrome atau di singkat HPS ini pertama kali terdeteksi di Tiongkok pada tanggal 23 maret.  Pasien tersebut dinyatakan positif tertular Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS). Pria tersebut dinyatakan meninggal oleh media China.

Lalu apa itu Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS)?

Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) adalah penyakit pernapasan yang parah dan bersifat fatal. Berdasarkan informasi Centers for Disease Control and Prevention Amerika Serikat, hantavirus ditularkan melalui hewan pengerat tikus.

Nah apa saja yang harus diketahui tentang Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS)? Berikut beberapa ulasan menarik uncchu.com tentang Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) yang ditularkan melalui hewan pengerat atau tikus.

Baca juga : Tak ingin ditinggalkan, Jangan Paksakan ini Pada Suami

Secara garis besar Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) ditularkan oleh hewat pengerat berjenis tikus. Siapa saja yang bersentuhan langsung dengan hewan pengerat yang membawa Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) akan berisiko terpapar virus ini.

Namun sampai saat ini belum ada catatan yang mengatakan bahwa Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) menular dari orang ke orang secara langsung. Namun perlu diketahui orang sehatpun bias terkenan Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) ini jika berpaparan langsung atau bersentuhan langsung dengan tikus pembawa virus.

Untuk lebih jelasnya berikut adalah ulasan tentang Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) yang wajib diketahui. Ulasan berikut dihimpun dari beberapa sumber seperti Wikipedia dan beberapa media kesehatan.

1. Cara penularan Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS)

Di beberapa kasus yang pernah terjadi, Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) memiliki hewan reservoir seperti Tikus Kapas, Tikus Rusa dan Tikus Padi serta hampir semua jenis Tikus adalah inang dari Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS).

Berdasarkan studi di Amerika sana, Hewan pengerat (inang) menumpahkan virus ke dalam urine, kotoran, dan air liur.

Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) ini ditularkan kepada manusia ketika manusia penderita menghirup udara yang terkontaminasi oleh Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS).

Proses penularan Hantavirus yang paling umum adalah melalui transmisi udara. Tatkala urine hewan pengerat, kotoran, atau bahan bersarang bercampur, tetesan kecil yang mengandung virus masuk ke udara.
Namun ada cara lain yang cukup menjadi penyebab utama penularan Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) ke manusia yaitu ketika tikus menggigit seseorang. Namun Case ini sangat jarang terjadi dalam penularan Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS).

Baca juga : Kopi dan Blog, Satu Paket yang Menginspirasi

Para ilmuwan percaya, manusia mungkin tertular hantavirus jika mereka menyentuh sesuatu yang telah terkontaminasi dengan urin tikus, kotoran, atau air liur. Kemudian menyentuh hidung atau mulut sendiri. Hal ini hampir sama dengan proses penularan Covid-19.

Dugaan lain tentang penyebaran Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS)ke manusia adalah lewat makanan. Manusia bisa jatuh sakit jika mereka makan makanan yang terkontaminasi oleh urin, kotoran, atau air liur dari tikus yang terinfeksi Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS).

2. Lokasi penyebaran Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS)

Dikutip dari Wikipedia Kasus infeksi Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) ke manusia terjadi secara sporadis, biasanya di daerah pedesaan yang masih terdapat hutan, ladang, dan peternakan. Lokasi ini menawarkan habitat yang cocok untuk inang hewan dari Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS).

Lokasi tempat sarang dari hewan inang alias tikus ini bias menjadi tempat potensial penularan Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) kepada manusia. Ini biasanya seperti lumbung padi, Gudang dan lain-lain.

Cara penularan Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) seperti ini telah terkonfirmasi terjadi di beberapa negara bagia AS. Pada Kasus HPS lainnya yang telah dikonfirmasi di Amerika, termasuk Kanada, Argentina, Bolivia, Brasil, Chili, Panamá, Paraguay, dan Uruguay.

3. Siapa saja yang rentan terpapar Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS)?

Hantavirus menyebar saat partikel-partikel yang mengandung virus dari urine tikus, kotoran, atau air liur bercampur ke udara.

Jadi Siapa pun yang bersentuhan dengan tikus yang membawa hantavirus berisiko terkena HPS.
Orang sehat pun berisiko terkena infeksi HPS jika terpapar virus.

Setiap aktivitas yang membuat Anda harus bersentuhan dengan kotoran tikus, air seni, air liur, atau bahan bersarang tikus membuat berisiko terinfeksi.

Hal yang bias dilakukan adalah dengan mengurangi tindakan yang membuat debu beterbangan.

4. Apakah hewan peliharaan juga rentan Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS)?

Berdasarkan studi sementara yang telah dilakukan di Amerika bahwa Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) belum terindikasi bias menyebarkan selain hewan pengerat.

Baca Juga : Toolbar Publisher Hapus, Ketahui Cara Supaya Tak Invalid Klik

Jadi disimpulkan bahwa Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) yang menyebabkan penyakit pada manusia di Amerika Serikat tidak diketahui ditularkan oleh hewan jenis lain apa pun, selain spesies hewan pengerat tertentu.

Namun ada dugaan kalua, hewan peliharaan dapat membawa tikus yang terinfeksi hantavirus jika menangkap hewan-hewan tersebut dan membawanya pulang.

Kesimpulan

Nah itulah beberapa hal yang wajib diketahui mengenai Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS). Jadi jangan terlalu panik dan intinya tetap selalu menjaga kebersihan.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar