Skip to main content
Uncchu

follow us

Tips Menulis Bagi Pemula, Ini yang Harus Kamu Ketahui (Pengalaman)

Tips Menulis Bagi Pemula, Ini yang Harus Kamu Ketahui (Pengalaman) - Dua pekan lalu, Saya memberanikan diri mengundang teman FB untuk bergabung ke salah satu grup Kepenulisan. Tidak tanggung-tanggung, Saya mengundang siapa saja yang ada di kontak FB. Saya berharap ini bermanfaat.

Sebenarnya capek juga mengundang dari kontak FB yang ada. Lebih kurang 5.000 orang. Namun, tidak semua dapat diundang. Karena pemberitahuan dari FB muncul, bahwasannya Saya telah mengundang anggota baru melebihi tapal batas.

Saking semangatnya, sampai-sampai Pak Leck Murman bilang, kalau Saya memboyong dua bus anggota baru ke markas Grup Kepenulisan. Tujuan Saya hanya satu, berbagi ilmu. Sebab, di grup Kepenulisan tersebut sarat akan ilmu dan informasi.

Banyak hal yang tidak diketahui bisa kita dapatkan di grup tersebut. Begitu pun dengan pengalaman. Karya teman-teman di grup ini sangat membantu dan menambah wawasan dari pengalaman-pengalaman mereka.

Tak berhenti di situ, yang lebih membuat Saya berdecak kagum, di saat teman-teman yang Saya undang tersebut menikmati sebagai anggota grup. Baca juga Pesan Cinta dari Seorang Penulis.

Ada yang menikmati sebagai pembaca, ada yang mulai mengomentari dan menyukai postingan anggota lain, dan ada pula yang mulai menulis dengan semangat. Bahkan, beberapa diantaranya menjapri Saya bagaimana kiat menulis yang baik.

Tidak sedikit di antara mereka pun menjadi semangat untuk memulai menulis. Dengan semangat menggebu mereka mulai menggali tentang dunia tulis.

Banyak pertanyaan yang mereka lontarkan. Bagaimana cara menulis yang baik? Apa saja yang bisa ditulis? Bagaimana memulai menulis? Serta pertanyaan-pertanyaan lain yang menandakan bahwa mereka telah terjangkit virus menulis.

Kemarin, dua teman Saya pun kembali menanyakan bagaimana menulis yang baik. Saya hanya menjawab, mulailah dengan menulis apa yang kita rasakan. Tulis apa yang baru saja terjadi. Bisa juga menulis tentang pengalaman menarik yang tak terlupakan.

Salah satu di antara mereka merupakan guru yang mengajar di Pekanbaru. Ia meminta kabar tentang pelatihan Sagusabu. Qodarullah, Sabtu-Ahad besok ada kelas Sagusabu di sana bersama Mas Eko Prasetyo. Alhasil, beliau pun mendaftar pelatihan tersebut. Maasyaallah. Allah begitu indah memberikan jalan bagi hamba-Nya yang haus ilmu. Baca juga Tersenyumlah dan teruslah tersenyum.

Sebenarnya, Saya juga penulis pemula. Saya mengikuti pelatihan menulis Sagusabu Grup Kepenulisan 10 bulan yang lalu di Bukittinggi. Dilanjut pada Agustus 2019 mengikuti kelas editor di Padang. Sampai saat ini Saya masih tergabung dan masih aktif dalam bimbingan kelas editor tersebut.

Alhamdulillah, pelatihan ini sangat membantu dalam mengajarkan kita menulis yang baik. Banyak hal yang didapat dari pelatihan dan bimbingan tersebut. Terutama kelas editor.

Nah, ini ada beberapa cara menulis untuk pemula menurut Saya. Diantaranya;

1. Ikuti pelatihan Sagusabu yang ada. Baik di kota kita ataupun di kota lain. Sebab, jangan malas mencari ilmu. Pepatah mengatakan, kejarlah ilmu hingga ke Negeri Cina. Mencari ilmu tidak kenal waktu, jarak dan tempat.

2. Kenali bakat dasar yang kita kuasai dan sukai. Misalnya, awalnya Saya lebih suka membuat puisi. Maka, buku pertama Saya saat itu adalah kumpulan puisi. Sebab waktu itu, Saya rasa Saya berbakat dalam menulis puisi. Baca juga puisi rindu berjudul maafkan Aku rindu.

3. Menulislah dari apa yang kita rasakan dan lakukan. Tulisan ini disebut dengan tulisan reflektif. Tulisan reflektif akan memudahkan kita menulis. Karena kita akan menulis yang terjadi pada kita, sehingga kita akan menulis bagai air mengalir. Alias lancar.

4. Jangan takut salah atau dikomentari. Sejatinya, tulisan yang baik itu adalah tulisan yang dikomentari dan dikoreksi pembaca. Dengan hal tersebut, akan melahirkan sebuah tulisan yang bermakna.

5. Saat menulis, jangan lupa melihat KBBI jilid V yang pastinya telah didownload di HP. Sebab, tulisan yang baik adalah tulisan yang dirangkai oleh kata-kata yang ada artinya.

Mungkin, ini saja sedikit kiat menulis bagi pemula. Saya juga penulis pemula, dan hal-hal itulah yang Saya kerjakan. Sesuatu akan dikuasai, bila kita terus berhubungan dengan hal tersebut. Baca juga Kau yang pekak dengan pria yang congkak.

Maka, menulislah! Sebab dengan menulis kita dikenal banyak orang.

Membaca pun demikian. Membaca adalah jendela dunia. Dengan membaca kita mengenal banyak orang. Wawasan, pengetahuan, hiburan, dan kejutan pun menanti dengan beraneka ragam. Yuk!

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar